FLOWERY PATH
Cute Rocking Baby Monkey

Pages

  • Welcome
  • Beranda
Gradiska Oktaviyanti. Diberdayakan oleh Blogger.

 Pada PembaTIK Level 4: Berbagi terdapat 3 macam Tugas Akhir yaitu Vlog, Blog dan Sosialisasi. Sosialisasi telah dilaksanakan di awal masa waktu karena harus berkolaborasi dan berkomunikasi dengan stakeholders dan adanya target minimum peserta sosialisasi, sehingga akan memakan waktu yang banyak.

Tugas blog berisi tentang segala kegiatan PembaTIK 2020 yang ditulis mejadi artikel populer, dan kegiatan sosialisasi serta vlog wajib dituliskan juga di blog ini.


Sejujurnya sulit untuk mendefinisikan vlog ini harus menjadi seperti apa, padahal saat Coaching PembaTIK Level:4 Berbagi sudah merasa cukup jelas dengan tugas yang diberikan. Namun, karena ditunda-tunda mengerjakannya, sehingga menjadi lupa. *dasar aku :(

Salah satu alasan mengapa menunda tugas, karena kondisi wajah yang sedang tidak baik, dan mengurangi rasa percaya diri untuk tampil di depan layar. Rekaman dilakukan di rumah walau dengan kondisi ayam peliharaan yang tak henti bersuara dan kain latar hijau sebagai greenscreen yang tak henti terlepas.

Ada saja makna dari tiba-tiba ingin mengerjakan tugas vlog, karena beberapa hari setelahnya, penulis harus jaga oraang tua yang dirawat di rumah sakit selama 4 hari. Sekali lagi, bersyukur karena tidak take video di ambang batas waktu.

Proses pengambilan gambar pada 15 Oktober 2020

Penggabungan video dilakukan menggunakan aplikasi Kinemaster melalui perangkat android. Awalnya mencoba menggunakan Filmora dari laptop, namun laptop terus saja not responded. Penggabungan video dilakukan pada 20 oktober sampai pukul 02.30 dini hari (masih saja harus diambang batas waktu) dan terkendala di sinyal setelah hujan sehingga sulit mencari icon, backsound, dan background untuk vlog.
Tapi akhirnya, tugas terselesaikan dengan selamat, dan telah diunggah di Youtube.
Sila ditonton, disukai, dikomentari dan dibagikan guna menambah nilai penulis. 
Ps: Jumlah view, share dan like berpengaruh 




Jangan lupa untuk mengunjungi portal rumah belajar ya!


MERDEKA BELAJARNYA 

RUMAH BELAJAR PORTALNYA 

MAJU INDONESIA!

 Sahabat Rumah Belajar (SRB) Bangka Belitung mengadakan kolaborasi untuk melakukan kegiatan berbagi dengan nama SRB Goes to Madrasah. Kegiatan sosialisasi tatap maya ini diselenggarakan selama 13- 15 Oktober 2020 dengan sasaran GTK di Madrasah se Kabupaten Bangka.


Penulis mendapatkan bagian untuk mengisi materi pendahuluan Selayang Pandang mengenai Portal Rumah Belajar pada webinar dengan peserta GTK Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bangka. Kegiatan ini dibuka oleh Kasi Pendidikan Madrasah dan DRB 2017 Bangka Belitung, Ibu Ismi Efriyanti. 

Karena ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian kegiatan SRB Goes To Madrasah, tentu ada kendala seperti jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini. Lain hal dengan Webinar Series: Bedincak bersama Rumbel yang jumlah pesertanya di pembukaan mencapai 317 peserta dan total 1595 peserta, di hari pertama pembukaan peserta SRB Goes to Madrasah GTK MI hanya mencapai 22 orang saja. 

Maka dari itu, sebagai evaluasi untuk hari berikutnya, meminta bantuan dari bagian Pendidikan Madrasah untuk mengedarkan kembali surat undangan webinar ke sekolah-sekolah dan menghimbau untuk tiap sekolah mengirimkan pesertanya.

Dengan jumlah peserta 22 orang di hari pertama, tentu tidak menyurutkan semangat SRB Bangka Belitung 2020 untuk membagikan praktik baik pemanfaatan portal rumah belajar.







Penulis hanya kebagian di hari pertama saja, dan alhamdulillah sukses dengan kerjasama SRB Bangka Belitung 2020 yang lain. 

Jangan lupa untuk terus meng-upgrade diri dan belajar bersama 


MERDEKA BELAJARNYA 

RUMAH BELAJAR PORTALNYA 

MAJU INDONESIA!


 Tindak lanjut setelah forum diskusi bersama Dinas Pendidikan Kab. Bangka Tengah, selain mendapat kesempatan untuk melakukan sosialisasi tatap muka, SRB Bangka Belitung yang bertugas di Kabupaten Bangka Tengah melakukan Webinar Series: Bateng Bedincak bersama Rumbel dari tanggal 6-14 Oktober 2020.


berikut jadwal webinar series:


Webinar Series: Bateng Bedincak bersama Rumbel (Bangka Tengah Berbagi Ide Inovasi Pembelajaran).

Peserta Webinar Series ini adalah guru-guru di tiap kecamatan se- Kabupaten Bangka Tengah pada jenjang PAUD, SD, SMP dan kegiatan ini didukung langsung oleh GTK Kab. Bangka Tengah, peserta menerima surat untuk wajib menghadiri webinar series sesuai jadwalnya masing-masing sehingga peserta webinar alhamdulillah ramai.

Sahabat Rumah Belajar yang mengisi webinar ada 7 orang dengan dua pemateri di masing-masing jenjang. Jadi dalam satu hari ada 3 room yang dibuka dalam satu kecamatan: room PAUD, SD, dan SMP pada pukul 10.30-12.00.

Pada acara pembukaan Webinar Series menggunakan zoom meeting milik LPMP Babel di hari Selasa, 6 Oktober 2020 dihadiri oleh 317 peserta yaitu dari Kepala PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Bangka Tengah, hadir pula DRB 2019 yaitu Bapak Tedi Hadiana, S.Si.,  dan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Drs. Bapak Muhammad Yusuf, M.Si.

Kehadiran di acara pembukaan

dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan

Dari sambutan pihak Dinas Pendidikan, diharapkan kegiatan ini tidak selesai hanya di webinar ini. Kalau bisa ada kegiatan tatap muka khusus untuk keberlanjutan dan praktik inovasi pembelajaran dengan menggunakan portal rumah belajar.

Hari pertama yaitu tanggal 6 Oktober hingga tanggal 8 Oktober 2020, penulis menjadi narasumber untuk TK di kecamatan Lubuk Besar, Koba, dan Namang bersama Bunda Juwita Sari. Materi yang disampaikan oleh penulis adalah mengenai pengenalan portal rumah belajar dalam pembelajaran. Di hari ketiga terdapat kendala yaitu hujan deras sehingga kesulitan bergabung di zoom meeting. Narasumber saling bekerja sama melengkapi saat satu sama lain jaringannya tidak stabil. 


Day 1

Day 2

Day 3

Webinar Series dilanjutkan kembali di hari Senin hingga Rabu 12-14 Oktober 2020.
Penulis mengisi kegiatan untuk hari Selasa bersama Ibu Khusnul di Kecamatan Sungaiselan. 
Penulis membawakan materi tentang video pembelajaran yang juga merupakan tugas dari GTK Bangka Tengah, bahwa satu guru harus memiliki minimal satu video pembelajaran. Sehingga diberikan pengenalan mengenai merancang video pembelajaran. Kendala yang dihadapi adalah laptop penulis yang mati-hidup sendiri dan akhirmya tidak mau terbuka. Sehingga share screen materi dibantu oleh Ibu Khusnul, dan penulis menggunakan ponsel untuk mengisi materi di zoom meeting.

Pada hari terakhir sesi terakhir, Rabu, 14 Oktober 2020. Penulis bersama dengan Ibu Mei Winer mengisi webinar SD se-Kecamatan Simpang Katis.





Antusiasme yang luar biasa dari seluruh peserta, dan kegiatan webinar series selesai dengan lancar. Total peserta hingga akhir di luar dari acara pembukaan ialah 1595 peserta.

Seperti yang diharapkan oleh Dinas Pendidikan, semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga ada tindak lanjut dengan workshop yang lebih konfrehensif.

Dokumentasi lebih lengkap akan ditautkan alamat drive di bawah ini.

Sosialisasi Pembatik Level 4


MERDEKA BELAJARNYA 

RUMAH BELAJAR PORTALNYA

 MAJU INDONESIA!


Klik Gambar untuk bermain

Belajar Bahasa Indonesia namun tetap menyenangkan, emang bisa?
Bisakah mengingat kata baku yang tepat dengan mudah?


Salah satu bentuk tindak lanjut dari forum diskusi bersama bidang GTK serta Bapak Kepala Dinas Pendidikan adalah Sahabat Rumah Belajar (SRB) Bangka Belitung yang berasal dari Kab. Bangka Tengah mendapatkan kesempatan berbagi praktik baik dari pemanfaatan rumah belajar kepada peserta Program Induksi Guru Pemula (PIGP) ASN Formasi Guru 2019.

Bidang GTK menyebutnya sebagai GTK roadshow karena diadakan di tiap kecamatan. Penulis mendapat kesempatan sosialisasi selama 2 hari di Kecamatan Namang dan Kecamatan Simpang Katis & Pangkalan Baru pada 29-30 September 2020. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pukul 13.00 sampai 15.00 dengan tidak mengganggu jadwal belajar peserta didik di sekolah karena di Bangka Tengah memang sudah melakukan pembelajaran tatap muka dengan 50% peserta didik dengan sistem shift.

Peserta ini mendapatkan materi seputar tahapan hingga menjadi seorang dengan jabatan guru yang diuraikan secara jelas oleh Bidang GTK serta materi mengenai disiplin PNS. SRB Bangka Belitung diminta untuk memberi materi tentang Pembelajaran Inovatif dengan memanfaatkan Rumah Belajar serta Merancang dan Membuat Video Pembelajaran.

Permintaan dari GTK Kab. Bangka Tengah tersebut sejalan dengan proses seminar yang akan dilakukan oleh peserta PIGP di 12-14 Oktober 2020 dengan melampirkan video pembelajaran mengenai inovasi pembelajaran yang dilakukan di kelas. 

Sosialisasi tatap muka di Kecamatan Namang diadakan di SMP 1 Namang. Pemateri dari SRB Bangka Belitung dihadiri oleh penulis: Gradiska Oktaviyanti YS, Ibu Rahma Wistiany dan Ibu Supriyatni dengan peserta yang merupakan Guru Pemula di Kecamatan Koba dan Namang berjumlah 40 orang. 

Bersama peserta sosialisasi di SMP 1 Namang

Sosialisasi di SMP 1 Namang


Di Kecamatan Simpang Katis dan Pangkalan Baru, pemateri dari SRB dihadiri oleh penulis: Gradiska Oktaviyanti bersama dengan Guru Berprestasi Kab. Bangka Tengah 2020, Ibu Hastri. Sosialisasi dilaksanakan di SDN 7 Simpang Katis dengan audiens berjumlah 40 orang.

Sosialisasi di SDN 7 Simpang Katis

Sosialisasi di SDN 7 Simpang Katis


Harapan SRB Bangka Belitung 2020, peserta yang telah mengikuti sosialisasi ini dapat memanfaatkan portal Rumah Belajar dalam proses pembelajaran serta dapat membuat video dengan versi terbaik untuk dikumpulkan dan ditampilkan di seminar PIGP di bulan Oktober nanti.







Note: untuk lampiran berupa slide presentasi dan absensi peserta sosialisasi akan dikirimkan link google drive di bawah ini.

Sosialisasi Pembatik Level 4




Merdeka Belajarnya 

Rumah Belajar Portalnya 

Maju Indonesia!



Setelah mendapat coaching di awal, tim Sahabat Rumah Belajar (SRB) Bangka Tengah langsung berdiskusi bagaimana baiknya untuk bekerja sama serta meminta dukungan dari pihak Dinas Pendidikan. Eh, sebelum sempat tim ke sana, undangan sudah dikirim oleh kepala sekolah ke grup, bahwa para peserta PembaTIK level 4: Berbagi ditugaskan untuk mengikuti Forum bersama Kepala Dinas serta Kabid GTK di hari Jumat, 25 September 2020.

Terkejut? Tentu!

As expected, perhatian Dinas Pendidikan Kab. Bangka Tengah kepada GTK sangat luar biasa.



Pada forum ini untuk pertama kalinya, sesama SRB Bangka Tengah bertemu dan berkenalan. Forum dilaksanakan guna mensinergikan program GTK Dinas Pendidikan Bangka Tengah dan program/ tugas dari SRB di PembaTIK Level 4: Berbagi. Pihak Dinas Pendidikan juga mengapresiasi SRB atas keberhasilannya melewati Level 1: Literasi, Level 2:Implementasi; dan Level 3: Kreasi sehingga berhasil terpilih dalam 30 orang peserta PembaTIK level 4: Berbagi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mengetahui banyaknya tugas yang harus dilakukan SRB 2020 di PembaTIK Level 4: Berbagi, Pihak Dinas Pendidikan siap memfasilitasi kebutuhan SRB Bangka Tengah guna menyelesaikan tugas yang diberikan, baik itu mendapatkan ruang di kegiatan Dinas Pendidikan serta memobilisasi peserta untuk melakukan sosialisasi, juga memberikan berupa video dukungan dan peralatan untuk memudahkan tugas video blog (vlog). 

Tentunya, dengan dukungan yang begitu besar dari Dinas Pendidikan Kab. Bangka Tengah, Bapak Iskandar selaku Kepala Dinas berharap, dari Bangka Tengah ada yang dapat terpilih menjadi Duta Rumah Belajar untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020. Adapun nantinya tidak menjadi Duta Rumah Belajar, SRB Bangka Tengah diharapkan dapat mengimbaskan ilmu yang didapat serta dapat membantu bidang GTK Dinas Pendidikan dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan TIK kedepannya.

Berikut dokumentasi kegiatan Forum Peserta PembaTIK Level 4 Kab. Bangka Tengah




Berbagilah, 

Berbagilah dari  yang paling dekat.

Tentu tidak asing lagi dengan ungkapan di atas. Maka dari itu, kegiatan sosialisasi Pemanfaatan Rumah Belajar dilaksanakan pertama kali di sekolah tempat mengajar: SDN 4 Koba, sekaligus test drive: belajar berbicara di muka umum


Berbekal dari dukungan kepala sekolah yang sangat antusias dengan pengembangan keprofesian guru, penulis difasilitasi dan diberi ruang untuk menyampaikan materi sosialisasi mengenai Rumah Belajar kepada 15 orang GTK SDN 4 Koba pada hari Rabu, 23 September 2020.

Rumah belajar bukanlah sesuatu yang asing lagi, karena sebelumnya telah dikenalkan pula oleh kepala sekolah sewaktu beliau pulang dari pelatihan di LPMP. Namun, belum ada keberlanjutan dan implementasi yang diterapkan dalam pembelajaran. Hanya sekedar mengunduh aplikasi di playstore lalu membuat akun dengan registrasi. Para guru belum memahami fitur-fitur apa saja yang ada di portal rumah belajar, serta apa fungsinya dalam pembelajaran.

Sosialisasi Rumah belajar yang dilakukan lebih mengenalkan lagi kepada peserta bahwa rumah belajar itu mudah: bisa belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja; fitur utama yang ada bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran di kelas sehari-hari; serta fitur pendukung yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Dari sosialisasi ini, terdapat tanggapan dari peserta guru yaitu mereka baru mengetahui ternyata Rumah Belajar itu memiliki manfaat yang banyak serta membuat mereka tidak perlu lagi kesulitan untuk mencari sumber belajar dan soal yang bisa ditemukan di bank soal. Dari ke-empat fitur utama yang ada, dua diantaranya yaitu sumber belajar dan bank soal menjadi topik menarik yang dibahas di kegiatan ini. Karena dianggap dekat dan bisa dimanfaatkan dengan mudah.

Di akhir sosialisasi, peserta berharap dapat dibantu untuk belajar lebih lanjut mengenai pemanfaatan sumber belajar serta menggunakan peralatan TIK di dalam kelas. 

Berikut dokumentasi kegiatan sosialisasi hari ini:





Dengan 


Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja

 



Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dimasukkan dalam Gelombang 1 Pelaksanaan Coaching PembaTIK Level 4: Berbagi. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 21-23 September 2020 via Zoom Meeting dengan rundown acara adalah sebagai berikut.


Pada sesi pertama hari pertama (21 September 2020), acara pembukaan dilangsungkan dengan peserta yang terdiri dari beberapa provinsi yang tergabung dalam Gelombang 1. Setelah diberikan arahan secara umum mengenai kebijakan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran, peserta di breakout ke dalam masing-masing ruang Zoom berdasarkan provinsi masing-masing untuk mendengar penyampaian dari perwakilan pihak LPMP dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selanjutnya, dengan dibantu oleh Pihak Pusdatin dan Duta Rumah Belajar, peserta mendapatkan insights mendalam mengenai apa-apa saja yang akan dilakukan di PembaTIK level 4: Berbagi. Diskusi pertama yaitu tentang sosialisasi. 

Peserta Coaching


Kegiatan sosialisasi ini nantinya dapat dilakukan secara tatap muka maupun tatap maya dengan ada minimal target yang harus dicapai, yaitu minimal 3 kali pertemuan dengan akumulasi 60 peserta tatap muka, atau minimal 5 kali dengan akumulasi 100 peserta tatap maya. Dengan adanya komunikasi aktif dua arah antara narasumber dan peserta, segala informasi dan tips yang berguna dapat diambil dan semoga dapat diterapkan nantinya guna memudahkan dan terlaksananya proses sosialisasi Rumah Belajar nantinya. 

Persiapan sosialisasi: (1) hubungi pihak dinas terkait untuk mendapatkan dukungan serta rekomendasi pelaksanaan sosialisasi, (2) membuat flyer, materi, resume serta bukti terlaksananya sosialisasi, (3) Kombinasi pelaksanaan tatap muka dan tatap maya dapat dilakukan, namun usahakan tatap muka tetap minimal 3 kali pelaksanaan, (4) persiapkan bukti fisik sosialisasi seperti daftar hadir, lalu tuliskan di blog masing-masing, (5) harus pintar memanfaatkan momen untuk mensosialisasikan Rumah Belajar, dan (6) selain mengenai Rumah belajar dan implementasinya, peserta dapat berinovasi untuk membuat materi lainnya terkait pengembangan TIK.

Penulis mendapatkan kesempatan bertanya mengenai sosialisasi Rumah Belajar



Di hari berikutnya, di sesi pagi, peserta mendapatkan pendalaman materi tentang membuat blog, yang memang baru ditugaskan untuk peserta PembaTIK Level 4: Berbagi tahun 2020. Blog ini nantinya sebagai resume dari kegiatan PembaTIK yang telah dilakukan seperti tentang kuliah umum, coaching, kegiatan tatap maya atau tatap muka yang dilaksanakan, proses implementasi penggunaan Rumah Belajar, dan bisa juga menulis tentang pengetahuan dan wawasan mengenai bidang yang diampu. 

Tentunya ada kriteria dari penilaian blog ini yang telah disampaikan Ibu Ika selaku narasumber. Namun seperti halnya nanti pada vlog, isi materi yang disampaikan itu yang utama. Namun juga tidak mengecilkan dari desain dan inovasi pada blog peserta. Bagaimana peserta dapat memaknai tugas blog dengan baik. 

Setelah ishoma, pembekalan dilanjutkan oleh Pak Danang mengenai vlog. Sebagai orang dari kalangan pemula, yang bahkan mendadak nge-vlog karena tugas di Level 2 kemarin, banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan dari para peserta, mulai dari stabilisasi layar, pemanfaatan ruang pada layar video, pengambilan gambar, pengaturan noise serta audio serta aplikasi yang digunakan. Narasumber dengan senang hati bersama Pihak Pusdatin dan Duta Rumah Belajar membagikan pengalaman dan pengetahuannya mengenai ini. 

Kegiatan juga diisi dengan melihat kembali tugas vlog level 2 yang di unggah di youtube. Peserta yang bersedia menampilkan vlog-nya, diberikan timbal balik berupa penguatan serta saran yang membangun untuk vlog yang lebih baik di tugas selanjutnya oleh narasumber dan juga peserta lainnya. 

Penayangan vlog tugas di level 2


Hari ini, adalah sesi coaching tatap maya terakhir sebelum eksekusi semua tugas yang diberikan. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan resume dari kegiatan Coaching yang telah dilaksanakan dua hari kemarin. Pihak Pusdatin dan Duta Rumah Belajar tidak lagi memberikan materi, tetapi memberikan tanggapan dan menyamakan persepsi dari resume yang disampaikan peserta. 

Diharapkan dengan selesainya Coaching ini dapat memberikan gambaran jelas dan merencanakan langkah-langkah yang harus dimulai oleh peserta Sahabat Rumah Belajar 2020 guna menyelesaikan PembaTIK Level 4:Berbagi 2020 dengan tepat waktu. Selamat berjuang dan semangat menebar kebaikan!

 Rumah Belajar: belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.



 


 Tahun ini ada yang berbeda dari proses pembelajaran di sekolah. 

Siap tidak siap, tetapi harus dihadapi.
Pembelajaran tatap muka di sekolah, harus dialihkan menjadi tatap maya.
Berbagai cara dan upaya stakeholder serta guru, berusaha tetap memberikan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang di beberapa daerah masih merupakan hal yang baru.
Peserta didik bersama orang tua pun, belajar menggunakan teknologi dengan sebaik-baiknya.

Sampai kapan pandemi ini? tak ada yang tahu.

Sebagai guru, berupaya memutar otak untuk bagaimana peseta didik tetap mendapatkan pembelajaran yang bermakna, tidak membosankan dan tidak penuh dengan tugas-tugas yang melelahkan.

Maka dari itu, sesuai edaran, as long as peserta didik tetap belajar, guru dan stakeholder tidak perlu menuntut ketuntasan dan ketercapaian kurikulum pembelajaran.

Orang tua memiliki peran yang besar untuk menjadi guru. Setelah sekian lama diserahkan malah kadang sepenuhnya kepada guru di sekolah. Sekarang harus secara penuh membantu guru untuk belajar di rumah.

Ada orang tua yang dengan sabar membantu anaknya, adapula orang tua yang tidak sabar dan malah marah-marah mengajari anaknya.
Tentunya hal itu tidak dapat dielakkan.

Positifnya, dari pandemi ini lebih meningkatkan quality time between parents and their child. 
Orang tua juga mulai menghargai guru, yang dengan satu kelas kurang lebih 32 peserta didik, dapat meng-handle dan mendidik peserta didik dengan baik.

In the next post, Kaka bakal berbagi bagaimana aktivitas belajar peserta didik thru the online platform.

 Sesuai dengan judul di atas, 

Apa itu Duta Rumah Belajar?

    Duta rumah belajar teridiri dari dua pemenggalan: duta dan rumah belajar. Rumah belajar sendiri adalah portal pembelajaran yang telah disediakan oleh Kemdikbud RI guna memudahkan peserta didik dan guru dalam proses belajar mengajar. Sedangkan duta adalah perwakilan atau wajah serta menjadi perpanjangan tangan dari pihak terkait, dalam hal ini Pustekkom Kemdikbud.
    Pemilihan Duta Rumah Belajar ini diadakan setiap tahun dengan peserta yang merupakan seorang guru baik itu PNS maupun guru honor. Untuk bisa menjadi seorang Duta Rumah Belajar, tentunya ada beberapa tahapan yang akan dilalui yaitu dengan mengikuti Pembelajaran berbasis TIK (Pembatik 2020). Berikut alur pembatik 2020:


    Kegiatan Pembatik 2020 dibagi mejadi empat level yang harus dilalui secara bertahap, yakni level 1 terlebih dahulu dengan mengikuti kelas serta mengerjakan tugasnya, lalu mengerjakan ujian. Apabila dinyatakan lulus, baru bisa melanjutkan ke level 2, dan seterusnya hingga sampai ke level 4.
    Namun, untuk sampai ke level 4: Berbagi, akan diseleksi kembali dengan hanya meluluskan 30 peserta terbaik di tiap provinsinya. Lalu dipilih satu orang untuk menjadi perwakilan provinsi dan menjadi Duta Rumah belajar di provinsi masing-masing.


    Banyak hal yang akan didapatkan oleh peserta dalam mengikuti kegiatan Pembatik dan menjadi Duta Rumah Belajar: (1) Meningkatkan kemampuan TIK yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini; (2) Mendapatkan sertifikat 32 JP apabila lulus ditiap levelnya; (3) berkesempatan menjadi duta rumah belajar; (4) Berkesempatan bertemu dan bertukar wawasan dengan guru-guru se-Indonesia.


    Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Pembatik dan Duta Rumah Belajar, silakan untuk mengetuk tautan di bawah ini.

PEMBATIK 

PORTAL RUMAH BELAJAR 

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT AUTHOR

 
 Gradiska's Side. 
'97 lines.
Teacher for lyfe.
Choleric.

Label

Ceritaku (12) Info (5) interest (2) JalanAjaDulu (2) KAGALASTAR (2) Kakajalanjalan (2) Keluarga (1) kuliah (2) mahasiswa (2) Pembatik2020 (10) RumahBelajar (1) Sekolah (1) Tips (1) Tugas Sekolah (2) Yohgimaen (2)

Partner List

  • SIMPATIK KEMDIKBUD
  • RUMAH BELAJAR

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ▼  2020 (10)
    • ▼  Oktober (4)
      • Behind The Scene Vlog TA PembaTIK Level 4: Berbagi
      • SRB Goes to Madrasah
      • BATENG BEDINCAK BERSAMA RUMBEL
      • Belajar Kata Baku dengan Nyanyuk Adventure, lebih ...
    • ►  September (4)
      • Sosialisasi Tatap Muka dengan Peserta PIGP ASN For...
      • Forum Peserta PembaTIK Level 4 Kab. Bangka Tengah
      • Test Drive, Sosialisasi Pertama!
      • Coaching PembaTIK Level 4: Berbagi
    • ►  Mei (1)
      • Pandemi Covid 19
    • ►  April (1)
      • Apa itu Duta Rumah Belajar 2020?
  • ►  2019 (8)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2018 (8)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (6)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2016 (15)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (2)
  • ►  2015 (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2014 (5)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2013 (13)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)

Blog List

  • Blog Rumah Belajar
    Berkolaborasi, Berbagi Praktik Baik dan Aksi Nyata Terintegrasi Portal Rumah Belajar - Berkolaborasi, Berbagi Praktik Baik dan Aksi Nyata Terintegrasi Portal Rumah Belajar Kualitas pendidikan Indonesia menurut word population review 2021 me...
    3 tahun yang lalu
  • Bobo.ID
    Ingin Memiliki Tubuh yang Sehat? Yuk, Bersepeda! Inilah 5 Manfaatnya - Bersepeda adalah salah satu olahraga yang baik dilakukan oleh kita. Bersepeda bisa menjadi salah satu olahraga yang mudah dan menyenangkan. Read More.
    7 tahun yang lalu
  • Zenius Blog
    Persiapan Belajar TPS UTBK Penalaran Umum (PU) - Artikel ini membahas tentang contoh soal dan tips mempersiapkan TPS UTBK Penalaran Umum (PU). Ada rekomendasi link belajarnya juga. Yuk, simak!
    1 hari yang lalu

Popular Posts

  • Gimana caranya manfaatin waktu secara optimal?
    Gimana sih caranya manfaatin waktu secara optimal ? Posted on July 24, 2013 by Glenn Ardi | 54 Comments Pernah gak...
  • Coaching PembaTIK Level 4: Berbagi
      Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dimasukkan dalam Gelombang 1 Pelaksanaan Coaching PembaTIK Level 4: Berbagi. Kegiatan ini dilaksanakan d...
  • Welcome Back!
     Halo Halo Ni hao! Kayaknya kaka sering banget menghilang setelah beberapa kali aktif di blog.  aktif - hilang - aktif lagi - hilang lagi Po...
  • Apa itu pasar modal? Saham? SBN?
    Halooo... Sudah lama pengen nulis tentang saham, atau SBN yang sedang kaka geluti sekarang ini. Tapi bingung memulai dari mana. dan akhir...
  • Forum Peserta PembaTIK Level 4 Kab. Bangka Tengah
    Setelah mendapat coaching  di awal, tim Sahabat Rumah Belajar (SRB) Bangka Tengah langsung berdiskusi bagaimana baiknya untuk bekerja sama s...

Copyright © 2016 FLOWERY PATH. Created by OddThemes & Free Wordpress Themes 2018